Wujudkan Migrasi Aman, Pemdes Kaltim Gandeng ADBMI Gelar Sangkep Kampung Untuk PMI
Dalam upaya mewujudkan migrasi pekerja migran Indonesia (PMI) yang aman dan tertib, Pemerintah Desa di Kalijaga Timur dan ADBMI Foundation menggelar kegiatan "Sangkep Kampung".(Rabu,8/8/24).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada keluarga para Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengenai pentingnya migrasi yang legal dan prosedur yang benar.
Sangkep Kampung yang dilaksanakan secara serentak di berbagai desa di Kaltim ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga lembaga terkait seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Dalam kegiatan ini, para keluarga PMI diberikan informasi mengenai:
Risiko migrasi ilegal: Dipaparkan berbagai bahaya yang mengintai PMI yang berangkat secara ilegal, seperti penipuan, eksploitasi, hingga ancaman keselamatan jiwa.
Prosedur migrasi yang benar: Diinformasikan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menjadi PMI secara legal, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga penempatan kerja.
Perlindungan hukum bagi PMI: Dijelaskan hak-hak dan perlindungan hukum yang dimiliki oleh PMI selama bekerja di luar negeri.
Pentingnya peran keluarga: Ditegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung dan mengawasi keberangkatan anggota keluarganya menjadi PMI.
Melalui kegiatan Sangkep Kampung ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya migrasi yang aman dan tertib.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait dalam upaya melindungi hak-hak PMI dan keluarganya.